10 Pilihan Wisata di Banjarmasin

Taman Siring

Banjarmasin merupakan Kota Seribu Sungai dan indentik dengan pasar terapung dan memang sangat unik dan juga tidak bisa kita temukan ditempat lain. Biarpun keberadaannya semakin terancam dengan modernisasi pembangunan yang terorientasi di daratan, nampaknya keberadaan pasar tradisional itu masih menjadi daya pikat tersendiri untuk para backpacker dan juga pelancong yang berkunjung ke Kalimantan Selatan. Tetapi sebenarnya di Banjarmasin masih berada daya tarik tidak cuma pasar terapung. Berikut tempat wisata di Banjarmasin diantaranya:

Wisata Pasar Terapung Banjarmasin

Pasar Terapung BanjarmasinTidak lengkap rasanya bila membahas Banjarmasin tanpa dengan pasar terapung. Pasar tersebut sudah menjadi kekhasan kota Banjarmasin. Pasar ini adalah proses jual-beli yang dilaksanakan diatas perahu mengapung. Pada Saat ini, pasar terapung sudah menjadi suatu tempat wisata di Banjarmasin yang menjadi favorit para wisatawan.

Pasar terapung yang populer disana adalah yang terdapat dimuara Sungai Barito, Banjarmasin. Pasar itu diperkirakan sudah ada dari 400 tahun yang lalu. Barang-barang yang dijual beragam dari mulai hasil kebunnya, makanan sampai dengan pakaian. Untuk dapat menyaksikan kegiatan dipasar ini, Anda musti datang pagi hari sebab pasar ini hanya ada di jam 05:00 sampai dengan 07:00.

Wisata Taman Siring Sungai Martapura

Taman SiringSatu lagi obyek pariwisata di Banjarmasin yang menjagokan sungai ialah Taman Siring Sungai Martapura, terletak di Jl. Jenderal Sudirman dan juga Jl. Kapten Tendean. Taman ini terletak di tepi Sungai Martapura dan sangat ramai disambangi pada sore hari. Dari sana, Anda dapat melihat kegiatan jukung alias perahu yang menjadi khas Banjarmasin di sekitar sungai.

Silahkan bawa alat pancing anda untuk memancing disini. Bila ingin menikmati pemandangan daerah sungai saja, Anda dapat duduk dibangku yang sudah disediakan sekaligus menikmati kuliner di warung yang ada di taman. Saat hari Libur, Taman Siring Sungai Martapura kian ramai dengan keberadaan komunitas anak2 muda yang bermain skateboard dan juga BMX. Tidak jarang tempat ini pun dijadikan tempat perlombaan oleh mereka.

Wisata Taman Maskot

Taman MaskotSerasi dengan namanya, obyek pariwisata ini menampilkan 2 maskot kota Banjarmasin ialah bekantan dan juga pohon kasturi. Pada gerbang masuk, Anda bakal disambut suatu patung bekantan yang ukurannya sama dengan ukuran manusia dewasa. Tidak jauh di belakangnya, terdapat patung pohon kasturi dan ada monyet –monyet yang bergelantungan.

Di bagian kanan gerbang masuk, terdapat rumah tanaman yang terdiri dari banyak kaktus, lidah buaya dan juga beberapa jenis tanaman lain di dalam pot. Taman Maskot sudah dilengkapi dengan area parkir, mushola, bangku-bangku taman, toilet, cafe makan dan sarana bermain anak. Obyek pariwisata ini terletak dipusat kota Banjarmasin, atau tepat pastinya ia berada di Jl. H. Djok Mentaya.

Wisata Museum Wasaka

Museum WasakaMuseum Wasaka merupakan singkatan dr Waja Sampai Kaputing adalah motto perjuangan rakyat khas Kalimantan Selatan. Tempat wisata bersejarah ini terletak di Jl. H. Andir, Banjarmasin Utara. Gaya arsitek bangunannya ialah rumah adat Banjarmasin yang berupa panggung dengan atap yang tinggi.

Di dalamnya, ada beberapa koleksi foto, seragam perjuangan, mesin ketik, dan senjata kuno yang dipakai untuk melawan penjajah misalnya keris dan juga senjata api kepunyaan Belanda yang telah dirampas. Tidak cuma itu, ada suatu sepeda tua yang dulunya digunakan untuk membawa surat dengan cara sembunti-sembunyi.

Yang menarik ialah adanya teks proklamasi yang ditulis pada tgl 17 Mei 1949. Isi dari teks ini cukup berbeda pada teks proklamasi yang diketahui rakyat Indonesia. Hal itu dikarenakan berdasarkan Perjanjian Linggarjati, Kalimantan tak masuk kedalam wilayah NKRI. Meski demikian, rakyat Kalimantan tetap terus berjuang tuk menjadi bagian dr NKRI dan sukses menyatakan kemerdekaannya 4 tahun usai Bung Karno telah membacakan teks proklamasi.

Wisata Pulau Kembang

Pulau KembangPulau Kembang adalah sebuah pulau yang terletak ditengah Sungai Barito. Obyek pariwisata ini menjadi habitat para monyet dan juga beberapa jenis burung. Menurut pendapat warga, di pulau itu ada seekor monyet besar bisa disebut sebagai raja monyet. Saat anda berada dipulau ini, waspadalah dengan barang yang anda bawa. Monyet-monyet seringkali penasaran serta ingin tahu apa yang Anda bawa. Disarankan untuk membawa buah-buaan ataupun makanan ringan untuk mengalihkan perhatian monyet-monyet usil,

Yang menarik di pulau ini ada suatu kuil dan altar beserta arca yang berbentuk monyet putih alias Hanoman. Oleh warga Tionghoa dipakai untuk menaruh sesaji di saat-saat tertentu. Obyek pariwisata ini berjarak kurang lebih 1,5 km dari jantung kota Banjarmasin. Untuk bisa melihat aktifitas monyet-monyet itu dari dekat, Anda wajib membayar sekitar 6.000 Rupiah tuk wisatawan domestik dan juga 26.000 Rupiah tuk wisatawan mancanegara.

Wisata Masjid Sultan Suriansyah

Masjid Sultan SuriansyahMasjid ini dianggap juga dengan Masjid Kuin lantaran lokasinya yang terletak di Kelurahan Kuin Utara. Di dirikan diantara tahun 1526 – 1550, masjid itu menjadi masjid paling tua di Banjarmasin. Sama seperti bangunan khas Banjarmasin yang lain, Masjid Sultan Suriansyah berupa rumah panggung berukiran khas Kalimantan Selatan dan juga atap tumpang. Sejumlah bagian dari masjid terkesan mirip seperti Masjid Agung Demak khususnya dibagian atapnya yang mengerucut k atas. Hal itu dimungkinkan karena hubungan ke-2 kesultanan di zaman dahulu.

Wisata Masjid Sabilal Muhtadin

Masjid Sabilal MuhtadinMasjid Sabilal Muhtadin dijuluki sebagai masjid yang paling besar di Banjarmasin. Masjid dengan 5 buah menara ini sanggup menampung hingga 15.000 orang jamaah. Nama dari masjjin ini diambil dari nama kitab yg ditulis Syeikh Muh Arsyad Al Banjary dia adalah ulama besar di kawasan Kalimantan Selatan. Masjid yang didirikan pada tahun 1981 itu menjadi salah satu obyek wisata religi yang banyak sekali dikunjungi wisatawan. Masjid Sabilal Muhtadin terletak di barat Sungai Martapura, atau tepat pastinya ia berada di Kelurahan Antasan Besar, daerah Banjarmasin Tengah.

Wisata Pasar Intan Martapura

Pasar Intan MartapuraPasar intan ini terletak di Jalan Ahmad Yani, Martapura, sekitar 45 km dari jantung kota Banjarmasin. Pasar itu menjadi tempat wisata yang cocok untuk penggemar batu permata. Martapura juga dikenal menjadi kota yang hasil tambang pada batu permata terbesar di indonesia dan mempunyai kualitas yang baik.

Di pasar itu, ada sekitar 87 toko batuan permata. Disamping membelinya dalam rupa batuan, Anda pun hanya membeli batu permata yang sudah diolah menjadi beragam bentuk semisal kalung, cincin, gelang dan juga bros. wisatawan pasar ini bukan cuma wisatawan domestik, banyak juga wisatawan dari Brunei, Malaysia dan juga Singapura yang berkunjung ke sini.

Pusat Kuliner Tepian Sungai Martapura

Pusat Kuliner Tepian Sungai MartapuraBila anda ingin menikmati jajanan khas Banjarmasin, Anda bisa berkunjung ke sentral kuliner Banjarmasin yang terletak di Jalan Pos yang menyatukan antara Jl. Sudirman dan Jl. Hasanudin. Di jalan yang panjangnya 300 meter ini, berada sekitar 52 kios cemilan yang menjual bermacam-macam jenis jajanan khas Banjarmasin misalnya laksa, soto Banjar, nasi kuning, dan lupis. Tidak cuma itu, ada juga nasi goreng yang menjadi hidangan nasional.

Wisata Kampung Sasirangan

Kampung SasiranganBila di Cirebon terdapat Batik Trusmi yang menjadi pusat oleh-oleh, di sana ada Kampung Sasirangan. Di sana, Anda dapat menemukan Batik Sasirangan. Batik Sasaringan adalah khas Banjarmasin. Obyek wisata belanja ini Terdapat di Jl. Seberang Masjid.

Tidak cuma membeli, Anda pun bisa menyaksikan proses pembuatannya di sana. Batik sasirangan ini mempunyai ciri berwarna cerah. Anda hanya membeli yang masih berupa kain ataupun yang telah jadi seperti baju, sprei, selendang, dan juga taplak meja. Ada pula berbagai aksesoris yang dibikin dari kain batik ini dari mulai dompet,tas sampai dengan sapu tangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.