Catat Presentase Penyelamatan Tertinggi, Kiper Kelahiran Nusa Tenggara Barat Jadi yang Terbaik di Eropa

Catat Presentase Penyelamatan Tertinggi, Kiper Kelahiran Nusa Tenggara Barat Jadi yang Terbaik di Eropa

Penjaga gawang kelahiran kota Mataram, Nusa Tenggara Barat yang memperkuat Sampdoria, Emil Audero Mulyadi secara tidak resmi jadi kiper paling baik di Eropa sekarang menurut rekor presentase penyelamatan.

Diberitakan BolaSport. com melalui IFTV Sepakbola, Emil jadi kiper bersama presentase penyelamatan tertinggi pada Eropa yitu sebesar 87, 5 persen.

Di bawahnya berturut-turut ada Hugo Lloris (Tottenham Hotspur) bersama 86, 67 persen, Alisson Becker (Liverpool) bersama 85, 17 persen, Gianluigi Buffon (Paris Saint-Germain) bersama 83, 33 persen, serta Rui Patricio (Wolves) dengan 82, 67 persen.

Presentase penyelamatan yang tinggi punya Emil pun memperlihatkan barisan defensif solid Sampdoria sampai minggu kedelapan Liga Italia kampanye musim ini.

‎I Blucerchiati baru kemasukan empat goal sepanjang ini serta sekarang bertengger pada peringkat kelima klasemen sementara.

Rekor itu jadi yang paling hebat di Italia. Emil sampai-sampai mengungguli rekor penjaga gawang Juventus, Wojciech Szczesny yang kemasukan lima goal.

Penampilan luar biasa Audero membuat tim nasional U-21 italia memberinya kepercayaan di pertandingan internasional sejak enam September silam.

Di pertandingan terbaru, Emil berhasil menghantarkan tim nasional U-21 Italia mencetak cleansheet serta unggul 2-0 vs tim nasional Tunisia U-21, Senin (15/10/2018).

Sarri: Barkley Layak Dipanggil Kembali Timnas Inggris

Sarri: Barkley Layak Dipanggil Kembali Timnas Inggris

Perkembangan yang dicatat bintang Chelsea, Ross Barkley, membikin manajer Maurizio Sarri percaya jika dia melengkapi syarat guna balik lagi mendapat pinangan tim nasional Inggris.

Barkley mendapatkan perjalanan yang negatif kala mengambil keputusan mendapat panggilan Chelsea di musim transfer pemain pada Januari 2018 silam.

Sebab, Barkley hengkang bersama situasi membekap cedera hamstring serta cuma mengantongi 5 performa bersama Chelsea satu musim lalu.

Cedera itu dia dapat semenjak awal musim kemarin kala tengah berjersey Everton. Tapi, Sarri percaya jika gelandangnya itu sudah memperlihatkan perkembangan yang besar di kampanye musim ini.

“Ia melawan cedera tidak main-main di 2 kampanye musim terbaru, namun dia sudah meningkat hari demi hari serta aku kira performa paling bagusnya bakal datang, ” tutur Sarri dilansir BolaSport. com melalui laman Sky Sports.

Malahan, pelatih dari Italia ini percaya jika Barkley pantas mendapat pinangan juru tak-tik Gareth Southgate guna mengisi tim nasional Inggris.

“Ia berpotensi jadi bintang kuat. Melalui segi kualitas fisik dia amat berpotensi. Dengan cara teknik, dia sedang mengasah kualitas rencananya, ” tutur lelaki 59 musim kelahiran Wilayah Naples itu.

“Ia bakal jadi bintang vital (di kesebelasan ini) serta pun guna tim nasional Inggris, ” tutur Sarri percaya.

Sebastian Giovinci Balik lagi ke Timnas Italia Bukanlah Hal Mengagetkan

Sebastian Giovinci Balik lagi ke Timnas Italia Bukanlah Hal Mengagetkan

Menjelang laga melawan Ukraina serta Polandia dalam durasi terkini, juru tak-tik tim nasional Italia, Roberto Mancini, dengan cara mencengangkan memanggil mantan pesepakbola Juventus yang sekarang memperkuat Toronto FC, Sebastian Giovinco.

Pemanggilan Giovinco menuju ke tim nasional Italia itu merupakan kali pertama di dalam tiga musim paling akhir.

Kali terakhir bintang berjulukan Semut Atom berumur 31 tahun ini tampil memperkuat tim nasional Italia pada bulan Oktober 2015 melawan Norwegia di partai kualifikasi Piala Eropa 2016.

Walau mencengangkan untuk kebanyakan pencinta sepakbola, pemanggilan Giovinco itu tak diberlakukan buat sang agen, Andrea D’Amico.

Malahan Andrea D’Amico menyatakan jika amat mencengangkan menyaksikan Giovinco yang amat cemerlang di Toronto FC tak dipilih masuk tim nasional Italia.

“Apa yang lenyap di kala itu ialah tim nasional Italia, bukanlah Sebastian Giovinco, ” tutur Andrea D’Amico menurut dilansir BolaSport. com dari RMC Sport.

“Permainan ia tak cuma baik di kala itu, namun sebelum mengambil keputusan meninggalkan Italia. Begitu ia gabung ke Toronto serta menghantarkan tim menjuarai piala liga serta main di Liga Champions Amerika Utara, orang-orang terkejut menyaksikan ia tak dipilih tim nasional Italia, ” katanya.

Selama kariernya memperkuat tim nasional Italia semenjak tahun 2011 lalu, Sebastian Giovinco sudah main semaksimal 23 kali dengan raihan 1 goal.

Tim nasional Italia bakal meladeni Ukraina di partai persahabatan pada Selasa (10/10) serta Polandia di turnamen UEFA Nations League pada Minggu (14/10).

Pencapaian seri vs Polandia serta hasil negatif melalui Portugal di 2 pertandingan perdana Liga A Grup tiga UEFA Nations League meneror Italia akan turun kasta menuju Liga B apabila tak bisa mendapat hasil positif di 2 pertandingan berikutnya.

5 Sebab Jose Mourinho Seharusnya Meninggalkan MU

5 Sebab Jose Mourinho Seharusnya Meninggalkan MU

Tak ada yang ragu dengan kualitas Jose Mourinho menjadi pelatih sepak bola. Ia telah terbukti berhasil bareng Porto, Chelsea, Inter serta Madrid.

Tapi, kinerjanya di Manchester United sepanjang ini masih tidak mengesankan. Mourinho sukses memenangkan Liga Europa serta Piala Liga pada kampanye musim perdananya namun itu masih tidak cukup untuk tim seperti Setan Merah.

Pelatih dari Portugal ini tidak berhasil mempersembahkan piala pada musim lalu. Jelang kampanye musim ke 3 nya di Old Trafford, United masih tidak nampak meyakinkan dengan Mourinho.

Kemungkinan United memang seharusnya memikirkan untuk mengganti Mourinho dengan pelatih lainnya yang dapat memberi piala Premier League. Karenanya, kampanye musim selanjutnya dapat menjadi kampanye musim terakhir Mourinho bareng United.

Berikut ini 5 sebab kenapa Jose Mourinho seharusnya meninggalkan Manchester United menurut web Liga Inggris.

Berinvestasi – Mourinho telah mulai melontarkan perang urat saraf pada kompetisi musim ini dengan menyerang pelatih Liverpool, Jurgen Klopp yang mengerjakan jor-joran di bursa transfer musim panas tahun. Liverpool memang mendaratkan pemain-pemain dengan tarif tidak murah namun Mourinho sendiri telah menggelontorkan 392, 55 juta poundsterling untuk belanja pesepakbola semenjak tahun 2016.

Sementara itu, Liverpool telah menghabiskan 411, lima juta poundsterling namun mereka jua mendapat 289, 65 juta poundsterling dari penjualan bintang khususnya Philippe Countinho. Secara hitungan, Liverpool cuma menggelontorkan 121. 9 juta poundsterling untuk belanja bintang.

Di sisi lain, Manchester United cuma memperoleh 85, 3 juta poundsterling dari penjualan bintang serta pengeluaran mereka jauh setingkat lebih tinggi yaitu senilai 307, 25 juta poundsterling. Manchester United tidak mendapat hasil dari investasi mereka hingga ini jadi tanggung jawab dari pelatih.

Peningkatan Wonderkid Terhambat – Dibawah Sir Alex Ferguson, Manchester United tersohor terus meningkatkan para pemain dunia dari akademi ataupun yang dibeli semenjak umur muda. Data dari livescore Liga Inggris, Mourinho memiliki history yang negatif dengan bintang akademi dan wonderkid di seluruh tim yang ditanganinya. Ia setingkat lebih rutin mengandalkan bintang yang telah mapan serta sudah banyak jam terbang di teamnya.

Rashford, Martial, Darmian serta Luke Shaw diistirahatkan untuk bintang yang setingkat lebih tua dan peningkatan mereka terhambat. Mereka merupakan bintang yang bertalenta untuk jadi bintang dengan nama besar serta butuh diberikan peluang berlaga rutin.

Sedikit Piala – Jose Mourinho terus mendesak publik, wartawan serta fans untuk tak meminta banyak pada kampanye musim perdananya serta berharap banyak di kampanye musim ke 2. Ini memang bisa dibuktikan di tim sebelumnya. Tapi, di Manchester United, Mourinho memenangkan Piala Liga serta Liga Europa pada 2016-17 dan ini adalah pencapaian baik namun tidak berhasil total pada kompetisi musim 2017-18.

Masih dari situs berita Liga Inggris yang sama, Mourinho tak memenangkan apapun di kampanye musim 2017-18, tidak berhasil di seluruh turnamen walau telah mengerjakan belanja besar-besaran. Ia nampak kehabisan argumen serta mulai menyalahkan anak asuhnya.

Mourinho tak sekalipun memiliki catatan yang baik saat melakoni kampanye musim ke 3 di sebuah tim. Alhasil senantiasa negatif serta ia ditendang. Mungkin saja Mourinho bernasib begitu juga pada kampanye musim ke 3 nya di Old Trafford.

Tidak Ada Identitas – Jose Mourinho tersohor menjadi pelatih sebab kehebatan strategi serta manajemen permainanya. Ia merupakan pelatih yang yakin akan krusialnya sektor central. Seluruh kesebelasan bimbingannya sebelumnya memiliki identitas. Mereka menggunakan permainan counter attack serta dominasi sektor center.

Di Manchester United, tak tersedia gaya seperti itu. Apabila menyaksikan Manchester City bimbingan Josep Guardiola ataupun Liverpool besutan Jurgen Klopp ataupun malahan Arsenal pada jaman Arsene Wenger, mereka berencana permainan serta gaya performa. Untuk ulasan lengkapnya klik link berikut ini.

Di Manchester United, tak tersedia gaya yang sama dengan kesebelasan Mourinho sebelumnya. Hal tersebut membikin bintang-bintang kebingungan serta memiliki imbas pada hasil di gelanggang.

Manajemen Superstar – Mourinho memperlakukan bintang kayak Marcus Rashford serta Anthony Martial dengan tak layak. Martial merupakan satu dari sekian banyak prospek terpanas di dalam sepak bola modern serta memiliki seluruh kemampuan untuk jadi superstar namun telah diperlakukan dengan negatif. Paul Pogba, yang baru-baru ini jadi primadona Prancis di Piala Dunia jua sudah diperlakukan dengan negatif oleh Mourinho.

Lukaku pun melalui Piala Dunia yang amat baik, dan malahan cemerlang menjadi winger namun menderita di United. David De Gea tengah didekati oleh Real Madrid, dan apabila mereka tidak berhasil mendapat Thibaut Courtois, Los Blancos bakal berupaya mendapat De Gea lagi. menurut blog ini, Apabila De Gea angkat kaki, ini bakal jadi mala petaka untuk United.

Mourinho tidak berhasil mengeluarkan kualitas paling baik dari anak asuhnya dan rasa-rasanya ia telah kehilangan kemampuannya.

Tolak Chelsea, Pickford Memiliki Incaran Khusus di Everton

Mendapat tawaran untuk bertanding di tim seperti Chelsea tidak membikin Jordan Pickford berpaling. Pickford masih setia di Everton serta mengusung incaran khusus di Premier League kampanye musim 2018/19 ini.

Pickford tampil baik sepanjang Piala Dunia 2018 bareng tim nasional Inggris. Dia juga sering disebut-sebut menjadi penghapus dahaga penjaga gawang berpotensi Inggris. Nama Pickford juga menjadi rebutan beberapa tim pada bursa transfer.

Laporan paling kencang merupakan Pickford menjadi incaran utama Chelsea. The Blues mau menandatangani penjaga gawang berumur 24 tahun menuju Stamford Bridge guna sebagai pengganti peran Thibaut Courtois yang diburu Real Madrid.

Namun, Pickford memutuskan tinggal di Everton pada kampanye musim 2018/19. Ia juga percaya pilihannya telah bagus serta akan mengusung incaran khusus bareng dengan The Toffes.

Pickford benar-benar percaya jika Everton merupakan kesebelasan yang kompetitif di Premier League pada kampanye musim ini. Walau trofi bakal sukar dikejar, Pickford percaya Everton dapat kompetitif setidak-tidaknya untuk tempat 6 besar.

“Premier League merupakan turnamen yang sukar, menghadapi kesebelasan mana juga. Namun, rombongan saya mau membikin suporter girang dan cara yang ideal untuk mengerjakannya merupakan menang,” tutur Pickford yang kami baca di sini.

“Everton merupakan kesebelasan amat besar serta tim berjalan menuju arah yang benar. Rombongan saya mau berbuat setingkat lebih bagus. Team saya ada di posisi ke 8 musim kemarin dan mau ada di tempat ke 6 pada kampanye musim ini,” cetus Pickford.

Guardiola Enggak Sabar Kepingin Mencari Ilmu dari Sarri

Guardiola Enggak Sabar Kepingin Mencari Ilmu dari Sarri

Guardiola Enggak Sabar Kepingin Mencari Ilmu dari Sarri – Perseteruan antar kesebelasan rupanya enggak bertindak sebagai penghalang berarti buat manajer Manchester City, Josep Guardiola, untuk melayangkan sambutan hangat terhadap Maurizio Sarri. Dirinya sampai-sampai mengklaim kepingin mencari ilmu dari nahkoda terbaru Chelsea ini.

Sarri mulai mencuri kepedulian publik dengan gagasan rencananya untuk satu diantara sejumlah kesebelasan terbesar Italia, Napoli. Gara-gara tangan dinginnya, Il Partenopei mampu menyelesaikan kompetisi musim dengan status peringkat ke 2 Serie A.

Guardiola sudah menonton dengan langsung gagasan rencana Sarri waktu Manchester City bersua Napoli di Liga Champions musim sebelumnya. Walau mampu memenangkan pertandingan, tetapi laki-laki berkewarganegaraan Spanyol ini senantiasa menilai Napoli jadi satu diantara sejumlah skuat paling hebat di Eropa.

Di kompetisi musim ini, pertemuan Guardiola dan Sarri bakalan tercipta sedikit lebih sering di Premier League. Lantaran, laki-laki menginjak usia 59 tahun tersebut belum lama ini dinobatkan jadi suksesor Antonio Conte di bangku kepelatihan The Blues.

Guardiola jua menyambut positif keberadaan mantan pelatih Empoli ini. Dirinya sampai-sampai mengungkapkan telah enggak sabar untuk cari rahasia ramuan Sarri di tiap akhir pekannya.

“Saya bahagia manajer dengan kelas seperti dia terdapat di Premier League. Saya kepingin mencari ilmu banyak dan menontonnya tiap akhir weekend,” kata Guardiola didalam konferensi pers, ditulis dari Goal.

“Saya rasa team saya bakalan membaik jauh lantaran rencananya di Inggris, ” tandasnya.

Guardiola pun juga mengklaim sempat mengetahui penampilan Chelsea dibawah Sarri saat bersua Inter dan Arsenal di International Champions Cup. Dirinya memberi pujian bintang-bintangnya lantaran sudah mampu melakukan adaptasi dengan gaya permainan sang manajer.

5 Hal Luar Biasa Yang Telah Dilakukan Messi Musim Ini

lionel messi

Tidak ada yang tak mungkin didalam sepakbola untuk Lionel Messi. Pemain Barcelona ini dapat dikatakan menjadi salah satu pesepakbola yang sangat bertatalenta yang pernah ada. Keahliannya di atas medan pertempuran menjadikan Messi begitu dikagumi penggila sepakbola di seluruh dunia.

Messi telah melakukan hal-hal yang baca artikel ini luar biasa didalam sepanjang karirnya. Dia memiliki talenta yang luar biasa sehingga memecahkan rekor rasa-rasanya sudah jadi hobinya.

Musim ini Messi pun bermain begitu bagus. Ia lagi-lagi memperlihatkan permainan-permainan terbaiknya dan membantu Barca sebagai penantang gelar. La Pulga pun membukukan sejumlah statistik yang menarik sepanjang ini.

Dibawah ini 5 hal luar biasa yang telah dikerjakan Lionel Messi di musim ini .

Cetak Gol Free Kick Paling banyak

Rekor tendangan bebas Lionel Messi musim ini begitu luar biasa. Bahkan, dia berhasil jadi ancaman yang paling besar untuk kiper lawan melalui situasi bola mati. Para pemain bertahan kini musti lebih berhati-hati menghadapi Barca lantaran kehadiran superstar Argentina tersebut. Messi dapat begitu berbahaya dari berbagai sudut, menggunakan tembakannya yang kerap tepat sasaran.

Musim ini, dia sudah menghantarkan statistik tendangan bebasnya ke tingkat yang lain. Pesepakbola berdarah Argentina tersebut sekarang telah menghasilkan gol melalui tendangan bebas yang sangat banyak dari 5 liga top Eropa. Dia merupakan satu-satunya pesepakbola yang sudah membikin 7 gol melalui bola mati di musim ini.

Dia menghasilkan 1 gol melalui tendangan bebas pada Liga Champions saat Barca berlaga menghadapi Olympiacos, sedangkan sisanya tautan artikel asli terwujud didalam ajang La Liga. Musuh terdekatnya ialah Neymar (4), Kevin De Bruyne (3) dan Marcos Alonso (3).

Pastinya, Messi ketika ini merupakan raja tendangan bebas dan dengan musim yang masih berjalan, bukan tidaklah mungkin dia bakal menambahkan torehannya itu.

Cetak Gol Tendangan Bebas Dalam 3 Laga Berturut-turut

Lionel Messi begitu bagus didalam banyak hal. Tendangan bebas, penalti, gocekan, gol, assist, umpan, dll seluruhnya begitu bagus. Pemain Barca ini benar-benar memukau di musim ini, khususnya didalam kondisi bola mati.

Di musim ini, tendangan bebasnya jadi mimpi buruk untuk kiper lawan. Dia merupakan satu-satunya bintang yang membikin gol melalui tendangan bebas didalam 3 pertarungan berturut-turut.

Dia menghasilkan 1 gol, ketika Barca meraih kemenangan 6-1 atas Girona di Camp Nou. Dia menghasilkan 1 lagi di pertarungan selanjutnya ketika Blaugrana memperoleh hasil seri 1-1 di Las Palmas.

Gol tendangan info tulisan lebih lanjut bebas ketiganya terjadi ketika menghadapi Atletico Madrid. Messi menghantarkan Barca memperoleh kemenangan yang begitu penting dengan mempecundangi Jan Oblak melalui tendangan bebasnya.

Sumbangan Gol

Siapa yang dapat di kompare dengan Messi? Mohamed Salah, Harry Kane, Neymar atau Kevin De Bruyne? Dia telah melampaui seluruhnya.

Usai Barca menuai kekalahan yang memalukan pada ajang Piala Super Spanyol, Lionel Messi balik lagi ke penampilan terbaiknya. Dia menyumbangkan kontribusi yang besar bagi timnya.

Meskipun pesepakbola kutipan berita selengkapnya Barca yang lainnya pun menghasilkan gol dan membikin assist, tidaklah ada yang menyamai sumbangan gol Messi di musim seperti ini. Pesepakbola berdarah Argentina tersebut merupakan satu-satunya pesepakbola yang berkontribusi didalam 55 gol pada musim ini.

Dia menghasilkan 29 gol dan membikin 12 assist pada La Liga. Dia pun menghasilkan 6 gol dan 2 assist pada Liga Champions serta 3 gol pada Copa Del Rey.

Pesepakbola yang paling menyamai statistik Messi ialah Mohamed Salah yang sudah berkontribusi didalam 51 gol bagi Liverpool.

Mistar

Ini barangkali statistik yang tidaklah diharapkan Messi. Tembakan Lionel Messi menabrak mistar lebih banyak daripada pemain yang lain di 5 liga top Eropa musim ini. Pesepakbola berita lengkap ikuti berdarah Argentina tersebut menabrak tiang gawang pada 16 peluang yang tidak sama.

Dia menabrak mistar lebih banyak dari pada Kevin De Bruyne (8) dan Paul Pogba (9) di musim ini. Messi dapat dikatakan tidaklah hoki sebab upayanya hanya menabrak mistar dan belum menghasilkan gol.

Hal tersebut membuktikan jika Messi bukanlah pesepakbola yang sempurna meskipun memiliki talenta yang begitu luar biasa.

Dribel

Amat disayangkan banyak sekali orang yang melupakan banyak hal yang telah dikerjakan Lionel Messi di medan pertempuran sebab mereka kelewat fokus gol dan assistnya. Tetapi, apa yang dikerjakan pesepakbola Argentina tersebut di medan pertempuran lebih daripada hanya menghasilkan gol atau membuat kesempatan, ia telah mengerjakan banyak hal.

Meskipun gol dan assist benar-benar berharga, terdapat area yang lain yang juga layak mendapatkan atensi. Dribel merupakan keahlian Messi yang lainnya yang juga layak diacungi jempol.

Menjadi pemenang 5 Ballon d’Or itu merupakan satu-satunya pesepakbola dari 5 liga top Eropa yang mengakhiri lebih daripada 150 dribel di musim ini. Dia menyumbangkan 151 dribel, rata-rata 5,2 dribel per laga. Kompetitor terdekatnya ialah Florian Thauvin dan Alejandro Gomez yang masing-masing mengerjakan 99 dan 78 dribel.

5 Alasan Manchester United Musti Pecat Jose Mourinho

5 Alasan Manchester United Musti Pecat Jose Mourinho

Jose Mourinho bukanlah manajer yg sama seperti dulu lagi. Ia terkesan hancur lebur & depresi serta jadi makin cemas di bawah bayang-bayang Josep Guardiola. Performa United tampak tidak mengagumkan walaupun dapat memenangkan pertandingan. Hal-hal tersebut pastinya amat membosankan. Kondisi di Old Trafford bagaikan pegunungan berapi yng dapat meledak kapan aja. Mereka telah ketinggalan didalam memperebutkan tropi Premier League dr Manchester City serta permainan2 mereka mendapatkan sejumlah kecaman. Oleh karenanya, Manchester United sudah semestinya memecat Jose Mourinho. & dibawah ini 5 alasan yg mampu dijadikan bahan argumentasi sebagaimana menurut Sportskeeda.

Old Trafford Jadi Membosankan – Seperti yang kami sadur dari website ini yang melansir satu blog alat-alat sepakbola, Forza, di bln January 2017, mengatakan venue yng sangat menghibur dg menggabungkan faktor utama di dalam laga seperti total skor, shoot, tembakan pojok & kartu merah yg ada antar th 2013 serta 2017. Akibatnya, Old Trafford merupakan venue yng cukup membosankan di Premier League. Dari catatan blog ini, Ada beberapa result seri yg membosankan pada Old Trafford kompetisi musim kemarin. Malah kampanye musim ini, terkecuali didalam sejumlah partai, United tidak jadi team yng menarik tuk disaksikan. Filosofi Mourinho yg menggunakan parkir bus sehabis membikin goal takkan diterima dgn bagus oleh pendukungnya di Old Trafford. Malahan, Forza pilih Etihad punya Manchester City menjadi lokasi yng sangat menghibur di dalam 4 thn terakhir. Louis Van Gaal, belum lama ini, mengkritik, Mourinho sebab konsep penampilannya yg membosankan & sejumlah pengamat sepakbola serta pecinta yng membenci dgn permainan-permainan United.

Berpeluang Kehilangan Pendukung ke City – Pernahkah Kamu bertanya-tanya kenapa Manchester United tetap dijadikan sebagai tim paling bernilai di dunia? Jawabannya mudah; United memiliki salahsatu basis pendukung yang paling besar di dunia. Tim dibawah Sir Alex menginspirasi anak2 remaja. Dibawah Jose Mourinho, saat ini kebalikannya & pada saat United kesusahan masih menginspirasi pecinta remaja, Manchester City menjalankan mirip sama seperti yg dikerjakan The Red Devils pd waktu lalu. Team didikan Josep Guardiola dengan komprehensif menghancurkan armada Mourinho di dalam serta di luar arena pertandingan. Guardiola & Mourinho menukangi kesebelasan Manchester di saat bertepatan th yg lalu. Sehabis Guardiola merubah City jadi kekuatan di Eropa, Mourinho tak dapat membuat keajaiban yng serupa di Old Trafford. Strategi cara bertahan Mourinho mengguncang prinsip-prinsip mendasar saat dinasti United dibangun.

Punggawa Muda Takut menuju MU Sebab Mourinho – Saat sesosok punggawa remaja dikasih waktu buat memutuskan kira-kira Jose Mourinho atau Josep Guardiola, ia tentu bakal pilih Guardiola. Pada saat superstar remaja kayak Raheem Sterling serta Leroy Sane jadi bintang di Manchester City, super star remaja United seperti misalnya Luke Shaw, Martial & Marcus Rashford menderita dibawah Mourinho sedangkan Fosu-Mensah serta Andreas Pereira berstatus pinjaman menuju ke tim lainnya. Konsep Mourinho yg kaku menghalangi pesepakbola remaja tuk memperlihatkan talenta mereka. Disamping itu, Mourinho kerap mengecam mereka di depan publik saat ada punggawa yng bermain jelek. Masalah ini kerap terwujud dg Henrikh Mkhitaryan, Smalling, & Luke Shaw.

Catatan Buruk Lawan Kesebelasan Raksasa – Manchester United cuma mendapat 1 kemenangan tandang di Premier League vs musuh utama mereka semenjak Mourinho menangani thn kemarin. Dari data situs ini, di dalam 8 laga tandang menuju kandang Manchester City, Chelsea, Arsenal, Tottenham ataupun Liverpool, United sekedar meraih kemenangan Sekali serta cuma memperoleh 6 angka dr kemungkinan 24 angka. Menang United tersebut terjadi ketika kontra Arsenal & didalam partai ini, penguasaan bola United cuma 33%.

Permainan Mourinho Tak Atraktif – Pada saat Manchester United lagi selisih, Mourinho memasang Marouane Fellaini jadi supersub. Salah satu planing B yg sudah anda baca selama ini ialah menurunkan konsep direct football. Pesepakbola sayap bakal mengirim operan silang buat Marouane Fellaini & Romelu Lukaku supaya disundul menuju ke gawang, maupun bakal ada bola panjang dr Paul Pogba ke Lukaku. Cara tersebut barangkali bakalan memberikan hasil, namun tak mampu diandalkan. Mourinho musti ingat sepakbola merupakan permainan2 serta bukanlah ujian. Josep Guardiola malah sedikit menyindirnya lantaran sudah mengambil, pendekatan sepakbola panjang selama laga penting.