Tak Adil, Jika Tim nasional Italia Gagal Kalahkan Polandia

Tak Adil, Jika Tim nasional Italia Gagal Kalahkan Polandia

Manajer tim nasional Italia, Roberto Mancini, menyatakan jika Gli Azzurri amat pantas buat menyelesaikan laga UEFA Nations League melawan Polandia dengan meraih satu hasil positif.

Di partai matchday ketiga Grup tiga Liga A UEFA Nations League ini, tim nasional Italia mendapat hasil positif 1-0 di Stadion Slaski, Chorzow, Pekan (14/10/2018) atau Senin dini hari WIB.

1 skor yang memastikan kemenangan tim nasional Italia sukses dibuat oleh Cristiano Biraghi kala pertandingan sudah masuk ke menit ke-90+2.

Selama laga, tim nasional Italia bisa mendominasi permainan dengan 70 persen penguasaan bola.

Di dalam hal kans mencipatakan gol, tim nasional Italia pun dominan vs Polandia dengan membuat 18 kesempatan yang lima di antaranya akurat.

Sedangkan tim nasional Polandia cuma bisa melepas enam tendangan dengan tiga shots akurat.

Berserta daftar statistik itu, manajer Roberto Mancini menyatakan jika tim nasional Italia amat pantas guna mendapat hasil positif di partai itu.

“Kami amat mendominasi laga serta harusnya dapat menyarangkan goal banyak awal. Bakalan tak adil apabila laga itu selesai dengan hasil seri 0-0, ” tutur Roberto Mancini menurut dilansir BolaSport. com melalui Rai Sport.

“Semua pemain sudah berupaya berbuat yang paling baik. Terkadang sepakbola seperti itu, seketika menyarangkan goal di penghujung yang sesungguhnya pantas untuk diraih. Tapi, laga itu pun dapat selesai dengan skor 0-0 sebagaimana pertandingan-pertandingan sebelumnya, ” katanya.

Hasil positif itu merupakan yang pertama untuk tim nasional Italia usai tidak berhasil unggul di dalam lima laga secara berturut-turut.

Hasil positif itu pun menjadikan tim nasional Polandia terpaksa turun kasta menuju Liga B pasca hanya mencatatkan satu angka dari tiga laga serta menerima kekalahan head-to-head dengan Italia.

Sebastian Giovinci Balik lagi ke Timnas Italia Bukanlah Hal Mengagetkan

Sebastian Giovinci Balik lagi ke Timnas Italia Bukanlah Hal Mengagetkan

Menjelang laga melawan Ukraina serta Polandia dalam durasi terkini, juru tak-tik tim nasional Italia, Roberto Mancini, dengan cara mencengangkan memanggil mantan pesepakbola Juventus yang sekarang memperkuat Toronto FC, Sebastian Giovinco.

Pemanggilan Giovinco menuju ke tim nasional Italia itu merupakan kali pertama di dalam tiga musim paling akhir.

Kali terakhir bintang berjulukan Semut Atom berumur 31 tahun ini tampil memperkuat tim nasional Italia pada bulan Oktober 2015 melawan Norwegia di partai kualifikasi Piala Eropa 2016.

Walau mencengangkan untuk kebanyakan pencinta sepakbola, pemanggilan Giovinco itu tak diberlakukan buat sang agen, Andrea D’Amico.

Malahan Andrea D’Amico menyatakan jika amat mencengangkan menyaksikan Giovinco yang amat cemerlang di Toronto FC tak dipilih masuk tim nasional Italia.

“Apa yang lenyap di kala itu ialah tim nasional Italia, bukanlah Sebastian Giovinco, ” tutur Andrea D’Amico menurut dilansir BolaSport. com dari RMC Sport.

“Permainan ia tak cuma baik di kala itu, namun sebelum mengambil keputusan meninggalkan Italia. Begitu ia gabung ke Toronto serta menghantarkan tim menjuarai piala liga serta main di Liga Champions Amerika Utara, orang-orang terkejut menyaksikan ia tak dipilih tim nasional Italia, ” katanya.

Selama kariernya memperkuat tim nasional Italia semenjak tahun 2011 lalu, Sebastian Giovinco sudah main semaksimal 23 kali dengan raihan 1 goal.

Tim nasional Italia bakal meladeni Ukraina di partai persahabatan pada Selasa (10/10) serta Polandia di turnamen UEFA Nations League pada Minggu (14/10).

Pencapaian seri vs Polandia serta hasil negatif melalui Portugal di 2 pertandingan perdana Liga A Grup tiga UEFA Nations League meneror Italia akan turun kasta menuju Liga B apabila tak bisa mendapat hasil positif di 2 pertandingan berikutnya.