Wisata Danau Toba – Sumatera Utara

Danau Toba 1

Semua orang mengakui jika tempat wisata di Danau Toba ini merupakan tempat wisata yang penuh dengan keeksotisan. Di tengah Danau yang terbesar di Asia ini terdapat satu pulau yang dinamakan dengan Pulau Samosir. Pulau Samosir mempunyai 2 danau kecil lagi yakni Danau Aek Natonang & Danau Sidihoni. Pulau Samosir yg luasnya nyaris sama luasnya dengan Singapura. Pulau Samosor itu bukanlah berbentuk pulau kosong, pulau tersebut menjadi pemukiman suku Batak Samosir yang hingga kini masih melestarikan budaya asli dan kebanyakannya menganut agama leluhur yang masih melakukan sejumlah ritual yang kerap dikerjakan nenek moyang dulu.

Wisata Pulau Samosir Danau Toba – Sumatera Utara

Samosir

Di Pulau Samosir ada 2 desa yg banyak sekali disambangi wisatawan yakni desa Tomok serta desa Tuktuk. Tomok adalah desa yang mempunyai sejumlah objek pariwisata menarik semacam Makam Raja Sidabutar, Museum Batak & show tari-tarian boneka Sigale-gale yg terkenal itu. Beda dengan desa Tomok yang mempunyai banyak tempat pariwisata sejarah, Tuktuk merupakan desa yang mana terdapat banyak tempat menginap untuk pengunjung wisata.

Tak cuma Pulau Samosir yang memiliki daya tarik di kawasan wisata ini, Danau Toba pun dilingkupi oleh hutan pepohonan pinus serta sejumlah air terjun dan juga tempat mandi dan tempat berendam air hangat didalam hutan. Panorama di sekeliling danau tersebut sangat-sangat indah sekali dengan udara yg relatif fresh hingga Para wisatawan bakal kerasan berlama-lama di sini.

Bagi warga Batak yang menetap disekitar kawasan danau ini, Danau Toba tidak cuma lokasi wisata alam yang mempunyai keindahan yang dahsyat. Mereka yakin jika Danau Toba menjadi kawasan tempat persemayaman 7 dewi suku Batak atau yang kerap dibilang dengan istilah Namborru. Tiap kali akan melaksanakan kegiatan disekitar danau, warga akan berdoa serta meminta izin dulu supaya acara memperoleh berkah & bisa berjalan dengan sukses.

Sejarah Wisata Danau Toba

Semisal dengan mayoritas tempat wisata alam yang ada di Indonesia, disamping mengandung sejarah ilmiah, Danau Toba pun mempunyai kisah legenda yang diyakini sebagai pencetus terciptanya danau ini. Menurut legenda yang dari dulu sudah banyak tersebar, Danau Toba berasal dari cerita keluarga siluman ikan. Di zaman yang telah lampau, ada sorang pemuda yang tengah mengail di sungai yang lalu berhasil mendapat seekor ikan. Tak sebagaimana ikan yang lain, ikan yang diperolehnya mampu berbicara serta memohon supaya tidak dimasak. Ikan ini kemudian berubah jadi wanita yang amat cantik memiliki nama Toba.

Akhirnya keduanya pun melangsungkan pernikahan, tapi sebelum menikah ternyata toba mengajukah satu permintaan yang tidak boleh dilanggar oleh si pemuda tersebut. Tidak boleh ada siapapun yang tahu mengenai siapa sejatinya wanita cantik yg dinikahinya. Pernikahan keduanya berjalan dengan normal adanya hingga mereka dikaruniai seorang bayi laki-laki yang diberinama dengan Samosir yang bandel dan kerap merasa lapar (gembul alias doyan makan).

Di suatu hari, Samosir diberi tugas untuk mengirim makanan buat bapaknya di sawah, tapi makanan yg dibawanya justru dimakannya di jalanan. Sang ayah yang sudah terlalu lapar akhirnya memutuskan kembali kerumah tapi didalam perjalanan kembali kerumah dia melihat Samosir lagi menyantap bekal yang semestinya untuk sang bapak. Karena dalam keadaan sangat emosi, lalu dengan tanpa di sengaja ia menghardik Samosir dan menyatakan jika ia ialah anak ikan.

Sekejap langit berubah menjadi gelap kemudian hujan turun dengan kencang. Air pun keluar dari bumi yang membikin pemukiman jadi terendam air. Toba kemudian Samosir mendadak lenyap saat pemukiman berubah jadi lautan air. Ketika itulah tercipta Danau Toba & Pulau Samosir yang dipercaya sebagai salah satu perwujudan daripada si siluman ikan & anaknya si Samosir itu.

Bila dilihat dari segi yang lebih scientic, Danau Toba merupakan danau vulkanik yang berasal dari letusan Gunung Toba didalam ribuan tahun yg lampau. Letusan gunung menghasilkan kaldera atau kerap di sebut dengan kawah raksasa yang Selanjutnya terisi air hingga jadi danau seperti sekarang ini.

Letusan gunung tersebut sangat dahsyat hingga debu vulkanik yg dihasilkannya terbang hingga hampir ke seluruh pelosok dunia dan mengakibatkan kematian besar, bahkan menurut data yang saya baca tidak kurang dari 60% dari total manusia kala itu terkena efek negatif meletusnya Gunung Toba. Disamping itu, kata para peneliti, letusan itu pun mempengaruhi iklim & cuaca hingga bumi masuk kedalam zaman es.

Apa Saja Kegiatan Wisata di Danau Toba

Menjelajahi Danau Toba pasti sulit diselesaikan didalam waktu satu hari saja. Obyek wisata ini mempunyai terdapat hal yang unik untuk dilaksanakan dan ada tempat-tempat wisata yang tidak boleh dilewati dalam kunjungan Anda ke Danau Toba ini.

Berlayar Dengan Perahu di Danau Toba

Berlayar menggunakan perahu ke Pulau Samosir menggunakan kapal sewaan jelas bakal menjadi pengalaman teristimewa. Dengan merental kapal untuk serombongan 22-45 orang selama satu hari, Anda leluasa meminta berhenti dititik2 lokasi wisata apapun yg Anda & rombongan ingin datangi.

Selama traveling menggunakan kapal ini, rasakan pemandangan Danau Toba & sekelilingnya. Anda bakal dibuat terperangah dengan panorama pemandangan alam yang akan Anda lihat. Jangan lupa membawa kamera tuk mengabadikan tiap moment selama kita berada di Danau Toba. Disamping itu, Anda dapat melihat wisatawan lainnya yang lagi bermain sejumlah permainan atraksi dan sport bahari yang memanfaatkan danau sebagai area bermain.

Mengenal sejarah Batak

Berwisata di Pulau Samosir jangan cuma tinggal di penginapan saja. Di sana, Anda dapat mengetahui sejarah Batak dengan berkunjung ke kawasan wisata yang mendandung nilai sejarah. Jangan lewati Desa Tomok yang mana berada Makam Raja Sidabutar/Museum Huta Bolon di Simanindo serta Batu Persidangan yang ada di Ambarita.

Makam Raja Butar ini sangat eksotik sebab dibuat dari batu yang besar tanpa ada sedikitpun bahan untuk menyambungnya serta terdapat ukiran sosok sang raja pada batu makamnya. Raja Sidabutar adalah orang pertama yang menghuni Tomok. Di area pemakaman tersebut juga ada makam 2 raja penggantinya dan makam sejumlah anggota keluarga. Tuk bisa masuk dan melihat kedalam area wisata ini, Anda musti menggunakan ulos yang sudah disediakan oleh staff yang berjaga dipintu masuk menuju makam.

Museum Huta Bolon tidak kalah teristimewa. Di sana Anda dapat menyaksikan rumah adat Batak Simanindo warisan Raja Sidauruk yg difungsikan sebagai museum budaya Batak kala ini. Didalam museum ada sejumlah koleksi benda-benda yang kuat kaitannya dgn kebudayaan Batak seperti misalnya pakaian adat, kain ulos serta peti mati yg diisi dengan boneka Sigale-gale.

Janganlah ragu agar anda pun berkunjung ke Desa Ambarita dimana berada Batu Persidangan. Batu yang bentuknya mirip seperti meja ini dulunya dipakai untuk mengeksekusi narapidana. Orang-orang yang jelas sudah dapat dibuktikan melakukan tindakan kriminal seperti merampas nyawa orang lain, mencuri dan memperkosa bakal dihukum pancung diatas meja tersebut.

Wisata Belanja Danau Toba

Tak komplit rasanya ketika berlibur tanpa kita lengkapi dengan kegiatan belanja. Di lokasi Danau Toba & sekitarnya disediakan banyak toko oleh-oleh yang menyediakan produk-produk cinderamata khas Toba. Souvenir-souvenir tersebut banyak Anda jumpai di Pulau Samosir atau Parapat atau Balige atau tempat lain yang ada di sekitar tempat wisata Danau Toba..

Apa yang menarik dari Danau Toba?

Boneka Sigale-gale Khas Toba

Boneka Sigale-galeBoneka Sigale-gale jadi salahsatu ciri khusus di kawasan wisata di Sumatera ini. Boneka kayu yang tingginya 1,5 m lengkap dengan bebajuan adat Batak tersebut bisa menari tor-tor bersama dengan travelers. Show tari Sigale-gale tersebut dapat Anda tonton di sejumlah tempat pariwisata di Danau Toba semacam Museum Huta Bolon serta sejumlah museum lain.

Sigale-gale wajib ditaru didalam peti mati. Boneka tersebut amat dikeramatkan lantaran memiliki sejarah yang lama. Awalnya dari anak emas seorang raja Batak di zaman dahulu yang tewas ketika berperang. Kejadian inilah akhirnya membuat raja itu menjadi sedih dan sering sakit.

Hingga kemudian tabib dan ahli pengobatan setempat memutuskan tuk membikin satu boneka kayu yang ukurannya sama dengan ukuran manusia dan rupanya dibikin sama dengan anak raja. Info yang saya dengar adalah bahwa katanya, arwah si anak raja tersebut merasuk ke dalam boneka membuat boneka yang diberinama Sigale-gale dapat bergerak serta menari walau tanpa ada orang yang menyentuhnya layaknya permainan golek.

Festival Danau Toba

Festival Danau Toba adalah event rutin yang diadakan setiap setahun sekali hasil kolaburasi Pemda Sumatera Utara dengan Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif. Acara tersebut diselenggarakan kira-kira bulan Agustus atau September. Dalam festival tersebut, di selenggarakan beragam macam pertunjukan seni adat istiadat dan juga perlombaan untuk warga dimulai dari pertunjukan tari-tarian hingga lomba kapal hias. Anda pun dapat menjumpai beragam kuliner enak atau berburu kain ulos yang keren di saat acara sedang berlangsung. Jika pingin melihat festival tahunan di kawasan wisata ini, Anda seharusnya sudah membooking tiket pesawat serta kamar hotel paling tidak 1 bulan sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.